PERTEMUAN KE 2
DEFINISI PERENCANAAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI
Definisi Perencanaan :
Perencanaan (planning) adalah proses sistematis dan berkesinambungan untuk menetapkan tujuan organisasi, merumuskan strategi, serta menentukan langkah-langkah, metode, dan alokasi sumber daya (waktu, uang, tenaga) yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut di masa depan secara efisien dan efektif.
Menurut para ahli :
Menurut Tjokroamidjojo (1995) dalam Ovalhanif (2009) mendefinisikan perencanaan sebagai suatu cara bagaimana mencapai tujuan sebaik-baiknya (maksimum output) dengan sumber-sumber yang ada supaya lebih efisien dan efektif. Selanjutnya dikatakan bahwa, perencanaan merupakan penentuan tujuan yang akan dicapai atau yang akan dilakukan, bagaimana, bilamana dan oleh siapa.
Definisi Pembelajaran:
Proses interaksi aktif antara peserta didik dengan pendidik, bahan pelajaran, metode pengajaran, dan sumber belajar di lingkungan belajar tertentu. Ia bertujuan mengorganisasi lingkungan agar siswa belajar secara sadar, menghasilkan perubahan perilaku, pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
Menurut Buku:Teori Teori belajar dan pembelajaranI(Dr.Gusnarib Wahab,M.Pd dan Risnawanti,
S.Pd.M.Pd) .
lstilah pembelajaran sudah mulai dikenal luas oleh masyarakat,lebih-lebih Pada saat setelah diundangkannya UU RI No 20 Tahun
2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yang secara legal memberi pengertian tentang pembelajaran. Pembelajaran sebagai konsep pedagogik secara teknis dapat diartikan sebagai upaya sistematik dan sistemik untuk menciptakan lingkungan belajar yang potensial untuk menghasilkan proses belajar yang bermuara pada berkembangnya potensi individu sebagai peserta didik.
Definisi Pendidikan:
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya, meliputi kekuatan spiritual, kepribadian, kecerdasan, dan akhlak mulia, sesuai UU No. 20 Tahun 2003. Ini adalah proses pengubahan sikap dan tata laku untuk mendewasakan manusia melalui pengajaran dan pelatihan.
Menurut Buku: Vol. 5, No. 2 Desember 2023
EISSN 2528-7389
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TEMA KEDUDUKAN DAN PERAN ANGGOTA KELUARGA MELALUI MODEL PENGAJARAN TAK TERARAH PADA SISWA KELAS II SD NEGERI 65 KOTA TERNATE.
Pengertian pendidikan menurut Ahmad D. Marimba adalah bimbingan atau bimbingan secara sadar oleh pendidik terdapat perkembangan jasmani dan rohani terdidik menuju terbentuknya keperibadian yang utama.
Menurut UU No. 20 Tahun 2003: Pengertian pendidikan berdasarkan UU No.20 Tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar pesertadidik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
Definisi jasmani:
Jasmani adalah aspek fisik atau tubuh manusia yang dapat diamati secara empiris. Secara luaskebugaran jasmani diartikan sebagai kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan efektif dan efisien, tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan, serta masih memiliki cadangan energi untuk menikmati waktu luang atau melakukan aktivitas mendadak.
Menurut para ahli:
Menurut Samsudin (2008:2), pendidikan Jasmani adalah suatu proses pembelajaran melalui aktivitas jasmani yang didesain untuk meningkatkan kebugaran jasmani, mengembangkan keterampilan motorik, pengetahuan dan perilaku hidup sehat dan aktif, sikap sportif, dan kecerdasan emosi.
Definisi pendidikan jasmani:
Pendidikan jasmani (penjas) adalah bagian integral dari pendidikan secara keseluruhan yang menggunakan aktivitas fisik (gerak, olahraga, permainan) secara terencana dan sistematis. Tujuannya bukan sekadar mahir olahraga, melainkan untuk merangsang pertumbuhan fisik, pengembangan psikomotorik ,kognitif (pengetahuan), serta afektif (sikap/sosial) yang seimbang dan sehat.
Menurut para ahli:
Menurut H.J.S Husdarta (2011:18), pendidikan jasmani adalah proses pendidikan melalui aktivitas jasmani, permainan atau olahraga yang terpilih untuk mencapai tujuan pendidikan. Menurut Agus Susworo DM dan Fitriani (2008:13), pendidikan Jasmani adalah proses pendidikan dengan pengalaman belajar melalui aktivitas jasmani yang dilakukan secara sadar, sistematis, dan intensif guna merangsang pertumbuhan dan perkembangan fisik, motorik, berfikir, emosional, sosial, dan moral. Pendapat senada dikemukakan oleh Sukintaka (2001:5), pendidikan jasmani adalah proses interaksi antara peserta didik dengan lingkungan, melalui aktifitas jasmani yang dikelola secara sistematis untuk menuju manusia Indonesia seutuhnya.
Definisi perencanaan pembelajaran pendidikan jasmani :
Perencanaan pembelajaran Pendidikan Jasmani (Penjas) adalah proses sistematis penyusunan materi, strategi, metode, media, dan alat penilaian untuk aktivitas fisik dan olahraga. Tujuannya adalah mengoptimalkan hasil belajar, mengembangkan karakter, serta meningkatkan kebugaran jasmani dan mental siswa secara terstruktur.
Menurut para ahli:
Perencanaan dalam arti umum dapat diartikan sebagai penyusunan langkah-langkah yang akan dilaksanakan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan (Abdul Majid, 2005: 15). Rencana Pembelajaran adalah serangkaian strategi yang disusun secara maju, berkelanjutan dan digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran khususnya yang telah ditetapkan (Wawan S. Suherman, 2001: 127).
Perencanaan Pembelajaran menurut Abdul Majid (2005: 17) diartikan sebagai proses penyusunan materi pelajaran, penggunaan media pengajaran, penggunaan pendekatan dan metode pengajaran serta penilaian dalam suatu alokasi waktu yang akan dilaksanakan pada masa tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.Pengajaran harus direncanakan untuk mempermudah proses belajar mengajar agar lebih bermakna.
No comments:
Post a Comment